Apakah Anda ingin
milikmu sendiri
?
Pelajari lebih lanjut

Kesan

Tingkat Indikator

Hasil

Rumusan Indikator

jumlah total kali konten yang dibagikan ditampilkan di platform media sosial yang dipilih

Tujuan Indikator

Indikator ini mengukur seberapa sering konten yang dipublikasikan ditampilkan di media sosial. Misalnya, jika sebuah postingan ditampilkan dua kali kepada masing-masing dari sepuluh pengguna, maka tercatat 20 tayangan. Indikator ini membantu menilai tingkat eksposur yang diperoleh konten tersebut, tetapi tidak menunjukkan berapa banyak orang yang dijangkau atau apakah mereka berinteraksi dengan konten tersebut.

Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan

Tentukan nilai indikator tersebut dengan menggunakan metodologi berikut:

 

1) Tentukan konten, platform media sosial, dan periode pelaporan yang akan Anda ukur. Tentukan apakah indikator tersebut mencakup seluruh konten kampanye atau hanya postingan tertentu, serta apakah konten berbayar dan organik akan dimasukkan. Terapkan cakupan yang sama secara konsisten di seluruh periode pelaporan.

 

2) Gunakan alat analitik atau pelaporan bawaan platform tersebut untuk mengetahui jumlah tayangan (impressions) dari konten yang dipilih dan periode pelaporan yang ditentukan. Periksa definisi resmi terkini platform mengenai “impresi” karena terminologi dan aturan penghitungan dapat berbeda antar platform dan dapat berubah seiring waktu. Jika platform saat ini tidak melaporkan metrik yang disebut “impresi”, jangan menggantinya dengan metrik lain (seperti “tayangan”) kecuali jika metrik tersebut terbukti setara berdasarkan definisi terkini platform. Laporkan metrik alternatif tersebut secara terpisah dan dokumentasikan perubahan tersebut.

 

3) Untuk menentukan nilai indikator tersebut, jumlahkan jumlah tayangan untuk konten yang termasuk dalam cakupan pengukuran. Jika terdapat beberapa platform, laporkan jumlah tayangan secara terpisah untuk masing-masing platform. Jangan mengartikan jumlah total tayangan sebagai jumlah orang yang dijangkau, karena satu orang dapat menghasilkan beberapa tayangan baik di dalam maupun di antara platform yang berbeda.

Pisahkan berdasarkan

Data ini dapat dipisahkan berdasarkan platform media sosial, dan—jika relevan dan memungkinkan—juga berdasarkan konten berbayar versus konten organik, jenis konten, kampanye atau periode pelaporan, serta karakteristik audiens yang tersedia melalui fitur analitik platform tersebut.

Catatan Penting

1) Jangan berasumsi bahwa jumlah tayangan dapat dibandingkan secara langsung antar platform media sosial. Setiap platform menggunakan definisi dan aturan penghitungan yang berbeda. Misalnya, per Oktober 2026, LinkedIn menghitung berapa kali sebuah postingan ditampilkan dan menyatakan bahwa analisis postingan tersebut hanyalah perkiraan. Di YouTube, tayangan terutama menghitung penampilan thumbnail video di YouTube; sebuah thumbnail umumnya hanya dihitung jika setidaknya 50% bagiannya terlihat selama lebih dari satu detik, dan penampilan di situs web atau aplikasi eksternal tidak termasuk. Saat membandingkan platform, periksa definisi terkini masing-masing platform serta laporannya, dan tafsirkan hasilnya secara terpisah berdasarkan platform.

 

2) Untuk konten berbayar, Anda juga dapat menghitung biaya per tayangan dengan membagi jumlah yang dibelanjakan dengan jumlah tayangan. Salah satu metrik yang sering dilaporkan adalah biaya per 1.000 tayangan (CPM): jumlah yang dibelanjakan ÷ jumlah tayangan × 1.000.

3) Jangan hanya mengandalkan kesan sebagai bukti bahwa komunikasi tersebut efektif. Kesan tidak menunjukkan apakah seseorang memperhatikan, memahami, setuju, atau bertindak berdasarkan isi pesan tersebut. Apabila hasil-hasil tersebut penting, lengkapi indikator ini dengan ukuran-ukuran seperti jangkauan, tingkat keterlibatan, klik, atau indikator lain yang terkait dengan tujuan komunikasi.

Indikator Lintas Sektor yang Relevan

Pertimbangkan juga untuk menggunakan indikator-indikator berikut ini:

  • Jangkauan (menunjukkan jumlah pengguna unik yang terjangkau, sebagai pelengkap dari tayangan yang dapat mencakup penayangan berulang kepada pengguna yang sama)

  • Tingkat Keterlibatan (membantu menilai apakah pengguna berinteraksi dengan konten yang mereka lihat)

  • Tingkat Klik (membantu menilai apakah paparan terhadap konten tersebut membuat pengguna mengklik tautan atau ajakan bertindak lainnya)

Panduan ini disusun oleh People in Need ©
Usulkan Perbaikan