Apakah Anda ingin
milikmu sendiri
?
Pelajari lebih lanjut

Jangkauan Sistem Peringatan Dini

Tingkat Indikator

Hasil

Rumusan Indikator

Persentase rumah tangga yang menerima pesan peringatan dini selama atau sesaat sebelum [sebutkan bahaya/kejadian]

Tujuan Indikator

Indikator ini mengukur proporsi rumah tangga di wilayah sasaran yang menerima pesan peringatan dini resmi selama terjadinya peristiwa bahaya atau uji coba sistem peringatan dini, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui saluran komunikasi apa pun. Indikator ini membantu menilai seberapa efektif pesan peringatan tersebut menjangkau masyarakat yang berisiko melalui saluran komunikasi yang digunakan oleh sistem peringatan dini.

Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan

Tentukan nilai indikator tersebut dengan menggunakan metodologi berikut:

 

1) Segera setelah kejadian bahaya atau uji peringatan dini, lakukan survei rumah tangga dengan sampel yang representatif dari rumah tangga sasaran. Pastikan responden memahami dengan jelas peristiwa mana yang Anda maksud.

Tanyakan apakah ada anggota rumah tangga yang menerima pesan peringatan dini selama kejadian tersebut. Gunakan kalimat yang sederhana agar responden dapat memahami dengan jelas maksud pertanyaannya. Contoh pertanyaan yang disarankan:

PERTANYAAN SURVEI YANG DIREKOMENDASIKAN (Q) DAN JAWABAN YANG MUNGKIN (A)

Pertanyaan 1: “Selama atau sesaat sebelum [ sebutkan bahaya/kejadian], apakah ada anggota keluarga Anda yang menerima pesan peringatan mengenai hal tersebut?”

A1: Pilihan jawaban (sesuaikan dengan konteks Anda):

  • Ya, secara langsung (misalnya, SMS dari sistem resmi, radio, atau pengeras suara)

  • Ya, secara tidak langsung (misalnya, mendapat informasi dari keluarga, tetangga, atau teman)

  • Tidak

  • Tidak ingat

 

2) Untuk menghitung nilai indikator ini, bagi jumlah total rumah tangga yang melaporkan telah menerima pesan peringatan (terlepas dari sumbernya) dengan jumlah total rumah tangga yang disurvei, dengan mengesampingkan jawaban “tidak ingat”. Kalikan dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persentase.

Pisahkan berdasarkan

Memecah berdasarkan jenis kelamin kepala rumah tangga, lokasi, jenis bahaya, jenis saluran komunikasi (langsung vs tidak langsung), serta kriteria relevan lainnya seperti status disabilitas, kepemilikan telepon, dan bahasa yang digunakan, jika memungkinkan.

Catatan Penting

1)Lakukan survei ini sesegera mungkin setelah acara berlangsung ( idealnya dalam waktu 1–3 minggu) selagi ingatan masih segar. Penundaan yang lebih lama akan mengurangi keandalan ingatan.

2) Jika hal ini relevan dengan intervensi Anda, tanyakan juga dari siapa pesan tersebut diterima, karena hal ini membantu mengidentifikasi saluran komunikasi mana saja yang digunakan.

Pertanyaan 2: “Dari siapa Anda menerima pesan tersebut?”

A2: Pilihan jawaban (sesuaikan dengan konteks Anda):

  • Sistem Peringatan Dini Resmi (misalnya: SMS dari pemerintah, panggilan otomatis, sirene, siaran radio)

  • Peringatan berbasis masyarakat (misalnya: panitia desa, relawan, tokoh masyarakat)

  • Keluarga, tetangga, atau teman

  • Media sosial (misalnya Messenger, WhatsApp, Telegram)

  • Lainnya (sebutkan)

  • Tidak ingat

3) Untuk bencana seperti banjir, siklon, atau letusan gunung berapi, waktu persiapan sangat penting untuk evakuasi dan perlindungan aset. Pertimbangkan untuk menanyakan apakah pesan tersebut diterima cukup dini untuk mengambil tindakan. Contoh pertanyaan yang disarankan:

Pertanyaan 3: "Apakah rumah tangga Anda menerima peringatan tersebut dengan waktu yang cukup untuk mengambil tindakan perlindungan?"

A3: Ya / Tidak / Tidak ingat

4) Bedakan antara komunikasi langsung (misalnya SMS, radio, sirene, pengeras suara resmi) dengan informasi tidak langsung (misalnya dari mulut ke mulut melalui tetangga, keluarga, atau anggota masyarakat), karena keduanya memiliki implikasi yang berbeda terkait atribusi, keandalan, dan inklusivitas.

5) Jika Anda memiliki sampel yang cukup besar sehingga dapat memperoleh hasil yang andal bahkan untuk kelompok populasi yang lebih kecil, kami menyarankan agar Anda menganalisis saluran komunikasi mana yang paling efektif menjangkau berbagai kelompok tersebut. Perbedaan berdasarkan status disabilitas, bahasa, kepemilikan telepon, tingkat keterpencilan, atau posisi sosial dapat menandakan adanya hambatan akses dan harus didokumentasikan jika ditemukan.

6) Jika memungkinkan, bandingkan hasil survei dengan data resmi (misalnya, daftar penerima SMS, cakupan siaran, atau catatan sistem).

7) Untuk gambaran yang lebih lengkap, pertimbangkan juga untuk menggunakan indikator ini bersama dengan efektivitas pesan peringatan dini untuk menilai tidak hanya jangkauan, tetapi juga tindakan yang diambil .

Panduan ini disusun oleh People in Need ©
Usulkan Perbaikan