Apakah Anda ingin
milikmu sendiri
?
Pelajari lebih lanjut

Rasio Gender dalam Berbagai Kegiatan

Tingkat Indikator

Hasil
Proses

Rumusan Indikator

Persentase [sebutkan kegiatan proyek] dengan komposisi peserta perempuan dan laki-laki yang diinginkan

Tujuan Indikator

Indikator ini mengukur sejauh mana perempuan dan laki-laki terwakili secara memadai dalam suatu kegiatan proyek, seperti kelompok masyarakat atau pelatihan. Indikator ini paling berguna untuk kegiatan yang dilaksanakan dalam skala besar (misalnya, puluhan atau ratusan pelatihan) dan di mana Anda dapat mencatat jumlah peserta laki-laki dan perempuan.

Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan

Tentukan nilai indikator tersebut dengan menggunakan metodologi berikut:

 

1) Tentukan proporsi peserta perempuan dan laki-laki yang diinginkan dalam suatu kegiatan tertentu. Misalnya, “setidaknya 40% peserta pelatihan agronomi adalah perempuan” atau “setidaknya 25% peserta sesi gizi keluarga adalah laki-laki.” Hal ini harus ditentukan berdasarkan situasi saat ini, potensi perubahan yang realistis dari proyek tersebut, dan situasi yang diinginkan.

 

2) Telusuri catatan yang relevan untuk mengidentifikasi proporsi perempuan dan laki-laki yang berpartisipasi dalam setiap kegiatan. Misalnya, jika telah diselenggarakan 30 sesi pelatihan agronomi, Anda perlu mengetahui berapa banyak perempuan dan laki-laki yang menghadiri setiap sesi pelatihan tersebut.

 

3) Hitung jumlah kegiatan yang memiliki rasio peserta perempuan dan laki-laki sesuai yang diinginkan. Misalnya, berapa banyak dari 30 sesi agronomi yang memiliki setidaknya 40% peserta perempuan?

 

4) Untuk menentukan nilai indikator tersebut, bagi jumlah kegiatan yang memiliki rasio peserta perempuan dan laki-laki sesuai yang diinginkan dengan jumlah total kegiatan yang dievaluasi. Kalikan hasilnya dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persentase.

 

Catatan Penting

1) Fakta bahwa terdapat peningkatan dalam rasio peserta perempuan dan laki-laki tidak selalu berarti bahwa perempuan/laki-laki tersebut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut secara bermakna. Misalnya, lebih banyak perempuan atau laki-laki mungkin ikut serta dalam suatu kegiatan secara pasif hanya karena diminta oleh seseorang atau karena mereka mengharapkan manfaat tertentu. Oleh karena itu, pertimbangkan juga untuk mengukur proporsi perempuan/laki-laki yang berpartisipasi secara aktif dalam suatu kegiatan tertentu. Anda dapat memanfaatkan panduan ini.

Panduan ini disusun oleh People in Need ©
Usulkan Perbaikan