Tingkat Indikator
Rumusan Indikator
Tujuan Indikator
Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan
Tentukan nilai indikator tersebut dengan menggunakan metodologi berikut:
1)Tetapkan kriteria yangmenentukan apa yang dimaksud dengan ‘telah disahkan’. Sebuah langkah kebijakan dianggap telah disahkan apabila kedua syarat berikut terpenuhi:
Terdapat keputusan resmi yang mengesahkan pengesahan tersebut (misalnya, kebijakan yang disetujui, peraturan, resolusi resmi, rencana yang disahkan); dan
Terdapat bukti pelaksanaan, seperti tindakan resmi, alokasi anggaran, penugasan tanggung jawab, dimasukkannya hal tersebut ke dalam rencana kerja yang telah disetujui, atau langkah pelaksanaan lain yang terdokumentasi.
2) Gunakan wawancara dengan narasumber kunci (dengan pihak berwenang terkait, staf proyek, dll.) serta tinjauan terhadap dokumen-dokumen yang relevan untuk menilai berapa banyak kebijakan yang telah diadopsi secara resmi. Selama wawancara, tanyakan mengenai kontribusi proyek: “Sejauh mana dukungan proyek telah berkontribusi terhadap adopsi kebijakan tersebut?” Catat baik tanggapan maupun bukti pendukungnya. Hitunglah hanya kebijakan-kebijakan yang narasumbernya secara jelas menyatakan bahwa proyek tersebut memberikan kontribusi yang berarti terhadap adopsi kebijakan tersebut.
3)Hitung jumlah langkah kebijakan yang memenuhi kriteria penerapan (langkah 1) dan di mana kontribusi proyek dapat dibuktikan secara wajar. Hitung setiap langkah kebijakan yang berbeda hanya sekali.
Pisahkan berdasarkan
Memecah data berdasarkan jenis tindakan, jenis bahaya, lokasi, dan kriteria relevan lainnya.
Catatan Penting
1)Hitunglah hanya kebijakan-kebijakan yang telah disahkan secara resmi. Rancangan kebijakan, usulan yang sedang dibahas, atau keputusan yang masih menunggu penetapan tidak boleh dimasukkan.
2)Pastikan tim proyek menyimpan dokumen-dokumen yang relevan yang memberikan bukti jelas mengenai langkah-langkah apa saja yang secara resmi telah diadopsi oleh pihak berwenang.Dokumen-dokumen tersebut dapat mencakup pengumuman dari pihak berwenang, rencana yang telah disetujui, dokumen yang menunjukkan alokasi dana, notulen rapat, konfirmasi tertulis, dan sebagainya.
3)Jika memungkinkan, pantau kemajuan antara langkah-langkah kebijakan DRM yang diusulkan dan penerapannya untuk menunjukkan pengaruh kebijakan tersebut dari waktu ke waktu.
4)Untuk keperluan interpretasi, pertimbangkan untuk mencatat apakah langkah-langkah yang diambil secara eksplisit memenuhi kebutuhan berbagai kelompok masyarakat atau apakah ada kelompok tertentu yang tampaknya kurang mungkin memperoleh manfaat dari kebijakan yang diterapkan (misalnya, penghuni permukiman informal, penyandang disabilitas, atau masyarakat di daerah terpencil). Hal ini tidak wajib dilakukan untuk menghitung nilai indikator, namun dapat memperkuat analisis mengenai inklusivitas dan keadilan.
5)Anda dapat menyesuaikan indikator ini agar berfokus pada risiko atau bidang kebijakan tertentu, misalnya: Jumlah langkah-langkah pengurangan risiko banjir yang diterapkan oleh [sebutkan instansi]. Hal ini membantu memfokuskan pengukuran pada hasil konkret seperti berkurangnya paparan risiko banjir, peningkatan keselamatan bangunan, atau perluasan cakupan peringatan dini.