Apakah Anda ingin
milikmu sendiri
?
Pelajari lebih lanjut

Penggunaan Alat Kebersihan Haid yang Higienis

Tingkat Indikator

Hasil
Hasil

Rumusan Indikator

Persentase perempuan dan anak perempuan usia reproduksi yang menggunakan alat kebersihan menstruasi selama periode menstruasi terakhir mereka

Tujuan Indikator

Penggunaan alat kebersihan menstruasi — seperti kain bersih yang dapat digunakan kembali, pembalut komersial, tampon, atau cangkir menstruasi — merupakan komponen mendasar dari kesehatan dan kebersihan menstruasi. Penggunaan alat-alat tersebut mencerminkan kemampuan untuk mengelola menstruasi dengan aman, penuh martabat, dan nyaman.

Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan

Kumpulkan data berikut ini dengan melakukan wawancara individu terhadap sampel yang representatif dari perempuan dan anak perempuan usia reproduksi:

 

PERTANYAAN SURVEI YANG DIREKOMENDASIKAN (Q) DAN JAWABAN YANG MUNGKIN (A)

Pertanyaan 1: Apakah Anda mengalami menstruasi dalam tiga bulan terakhir?

A1: ya / tidak / tidak ada tanggapan

(ajukan pertanyaan berikut ini hanya jika jawaban sebelumnya adalah YA)

Pertanyaan 2: Saat terakhir kali Anda menstruasi, apa yang paling sering Anda gunakan untuk mengatasi pendarahan tersebut?

A2:

1) Kain (telah dicuci dan digunakan kembali)

2) Pembalut yang dapat digunakan kembali

3) Pembalut sekali pakai

4) Tampon

5) Cangkir menstruasi

6) Kertas toilet

7) Hanya pakaian dalam

8) Lain-lain — sebutkan: ................................

9) Tidak ada tanggapan

Tentukan bahan-bahan apa saja yang dapat dikategorikan sebagai bahan kebersihan menstruasi dalam konteks intervensi Anda.

  • Termasuk dalam kategori higienis: kain (hanya jika dicuci dan dikeringkan dengan benar), pembalut yang dapat digunakan kembali, pembalut sekali pakai, tampon, dan cangkir menstruasi.

  • Jangan dianggap higienis: tisu toilet/tisu wajah, pakaian dalam saja, kain lap bekas atau kain yang tidak dicuci dan dikeringkan dengan benar, kertas, kapas, plastik, atau bahan seadanya lainnya yang tidak menyerap atau tidak aman.

Untuk menghitung nilai indikator ini, bagi jumlah responden yang menggunakan alat kebersihan menstruasi selama periode menstruasi terakhir mereka dengan jumlah total responden yang mengalami menstruasi dalam tiga bulan terakhir (kecuali mereka yang menolak menjawab). Kalikan hasilnya dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persentase. 

Pisahkan berdasarkan

Pisahkan data berdasarkan kelompok usia, lokasi geografis (perkotaan/pedesaan), dan status sosial-ekonomi rumah tangga (jika memungkinkan).

Catatan Penting

1) Selain menanyakan jenis alat kebersihan menstruasi, pertimbangkan untuk menyertakan pertanyaan mengenai apakah alat-alat tersebut mencukupi:

Pertanyaan 3: Selama periode menstruasi terakhir Anda, apakah Anda memiliki persediaan produk kebersihan menstruasi yang cukup untuk menggantinya sesering yang Anda inginkan?

A3: ya / tidak / tidak menjawab

2) Pertanyaan seputar menstruasi bersifat sensitif. Pastikan para pengumpul data (sebaiknya perempuan) telah dilatih dan wawancara dilakukan secara tertutup. Persetujuan setelah mendapat penjelasan lengkap serta jaminan kerahasiaan sangatlah penting.

3) Perempuan dan anak perempuan mungkin cenderung melebih-lebihkan penggunaan produk yang lebih dapat diterima secara sosial (misalnya, pembalut) dan kurang melaporkan penggunaan bahan-bahan seadanya. Petugas sensus harus dilatih untuk mengajukan pertanyaan dengan cara yang penuh kepekaan dan tanpa menghakimi.

4) Dalam beberapa konteks, kain dapat dianggap higienis jika dicuci dengan sabun dan air serta dijemur di bawah sinar matahari, tetapi tidak higienis jika digunakan kembali dalam keadaan lembap atau tidak bersih. Tetapkan kriteria tersebut dengan jelas sebelum pengumpulan data.

5) Bertanya mengenai“periode menstruasi terakhir”dapat mengurangi bias ingatan, namun beberapa responden (misalnya, yang sedang hamil, menyusui, atau pascamenopause) mungkin tidak mengalami menstruasi dalam waktu dekat dan sebaiknya dikecualikan dari penyebut.

Akses Panduan Tambahan

Panduan ini disusun oleh People in Need (PIN) berdasarkan panduan JMP ©
Usulkan Perbaikan