Apakah Anda ingin
milikmu sendiri
?
Pelajari lebih lanjut

Jumlah Jalur Pasar Baru yang Dikembangkan

Tingkat Indikator

Hasil

Rumusan Indikator

jumlah atau persentase [sebutkan kelompok sasaran] yang berhasil menjalin hubungan pasar baru dalam [sebutkan rentang waktu] terakhir

Tujuan Indikator

Indikator ini mengukur sejauh mana kelompok sasaran membangun hubungan vertikal baru — seperti antara produsen dan pedagang, atau antara grosir dan pengecer — di dalam pasar. Hubungan ini ditandai dengan kolaborasi yang berkelanjutan, bukan sekadar transaksi satu kali. Indikator ini menilai peningkatan dalam akses pasar, efisiensi rantai nilai, serta pembentukan hubungan komersial yang saling menguntungkan bagi kelompok sasaran.

Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan

Perilaku lakukanLakukanwawancara individu dengan sampel yang representatif dari anggota kelompok sasaran, dengan menanyakan kepada mereka mengenai hubungan pasar baru yang terjalin selama periode yang dimaksud.

 

Untuk menghitung nilai indikator tersebut, bagilah jumlah responden yang melaporkan adanya hubungan pasar baru dengan jumlah total responden. Kalikan hasilnya dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persentase.

Pisahkan berdasarkan

Lakukan pengelompokan ulang data tersebut berdasarkan jenis hubungan bisnis yang terjalin dan kriteria lain yang relevan dengan konteks intervensi Anda.

Catatan Penting

1) Hubungan pasar mengacu pada hubungan vertikal antara para pelaku di berbagai tingkatan dalam sistem pasar (misalnya antara produsen dan pedagang, atau antara grosir dan pengecer) yang menjadi saluran bagi aliran barang, jasa, atau informasi. Penguatan hubungan pasar dapat meningkatkan akses ke pasar, meningkatkan efisiensi rantai nilai, serta memungkinkan terjalinnya hubungan komersial yang saling menguntungkan.

 

2) Meskipun hubungan pasar biasanya menggambarkan hubungan antara dua pelaku usaha, secara umum lebih tepat jika hubungan antara kelompok petani/koperasi dan pedagang dihitung sebagai satu hubungan pasar. Hal ini karena kegiatan jual beli biasanya dilakukan secara kolektif.

 

3) Indikator ini dirancang khusus untuk mengukur hubungan pasar vertikal. Hubungan ini mencakup keterkaitan antara berbagai tingkatan dalam sistem pasar, seperti produsen dan pedagang. Untuk hubungan pasar horizontal, yang melibatkan kerja sama di antara para pelaku di tingkat yang sama (misalnya, petani yang membentuk koperasi atau asosiasi), sebaiknya digunakan indikator terpisah yang dirancang khusus untuk menggambarkan jenis kerja sama tersebut.

Panduan ini disusun oleh People in Need ©
Usulkan Perbaikan