Tingkat Indikator
Rumusan Indikator
Tujuan Indikator
Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan
Tentukan nilai indikator tersebut dengan menggunakan metodologi berikut:
1) Tentukan apa yang dapat dianggap sebagai “kemitraan”. Definisi ini seharusnya membantu Anda menghindari agar kerja sama yang pada dasarnya bersifat pasif tidak dianggap sebagai kemitraan.
2) Hitung jumlah kemitraan resmi yang sudah ada pada awal proyek (ketika indikator ini digunakan untuk pertama kalinya) dan tetap dipertahankan selama tahap-tahap yang relevan dalam upaya advokasi. Kemitraan-kemitraan ini dianggap sebagai“kemitraan yang sudah ada”.
3) Hitung jumlah kemitraan resmi yang dibentuk selama pelaksanaan proyek. Kemitraan-kemitraan ini dianggap sebagai“kemitraan baru”.
4) Untuk menentukan nilai indikator tersebut, jumlahkan jumlah kemitraan yang sudah ada dan yang baru.
Pisahkan berdasarkan
Pisahkan data berdasarkan kemitraan baru dan kemitraan yang sudah ada, serta berdasarkan jenis mitra (misalnya, aktor masyarakat sipil, aktor pemerintah, aktor komersial).
Catatan Penting
1) Lengkapi indikator ini dengan informasi kualitatif mengenai 1) kualitas dan dampak kemitraan tersebut serta 2) kontribusi proyek dalam mewujudkan kemitraan tersebut dan memastikan kemitraan tersebut berjalan secara efektif.
2) Penting untuk sejelas mungkin dalam menentukan tingkat ambisi terkait kemitraan serta terus mengevaluasi dan merevisinya sesuai kebutuhan.