Tingkat Indikator
Rumusan Indikator
Tujuan Indikator
Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan
Tentukan nilai indikator tersebut dengan menggunakan metodologi berikut:
1) Buatlah daftar langkah-langkah keterlibatan dan partisipasi masyarakat yang direncanakan akan diterapkan selama pelaksanaan proyek. Langkah-langkah tersebut dapat berupa, misalnya, upaya yang secara aktif melibatkan berbagai anggota masyarakat dalam merancang, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi kegiatan proyek.
2) Untuk setiap indikator, tentukan kriteria kualitatif yang dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa indikator tersebut telah dilaksanakan dengan baik—hal ini penting untuk menghindari pelaporan bahwa suatu indikator yang diterapkan dengan buruk dilaporkan sebagai “telah dilaksanakan”.
3) Pertimbangkan untuk memberikan “bobot” pada setiap indikator yang mencerminkan tingkat kepentingannya. Misalnya, indikator yang paling berdampak dapat diberi skor 3, sedangkan yang relatif paling tidak berdampak dapat diberi skor 1. Bobot-bobot tersebut akan membantu Anda menghindari pemberian tingkat kepentingan yang sama pada indikator-indikator yang sama sekali berbeda.
4) Gunakan hasil peninjauan dokumen dan wawancara dengan staf terkait untuk menilai langkah-langkah mana yang telah dilaksanakan dengan baik (yaitu, kriteria yang ditetapkan pada poin 2 di atas telah dipenuhi).
5) Jumlahkan nilai dari ukuran-ukuran yang digunakan.
6) Untuk menentukan nilai indikator:
- jumlahkan skor dari langkah-langkah yang telah dilaksanakan dengan baik (misalnya, skor totalnya adalah 15)
- bagi hasilnya dengan skor total maksimum yang dapat dicapai jika semua langkah tersebut dilaksanakan dengan baik (misalnya, jika 30 adalah skor maksimum yang mungkin dicapai, maka 15 / 30 = 0,5)
- kalikan hasilnya dengan 100 untuk mengubahnya menjadi persentase (misalnya, 0,5 × 100 = 50%)
Pisahkan berdasarkan
Pisahkan data berdasarkan apakah langkah-langkah tersebut berkaitan dengan tahap perancangan proyek, tahap pelaksanaan, atau tahap pemantauan dan evaluasi. Selain itu, soroti langkah-langkah yang berfokus pada kelompok dengan kebutuhan khusus atau tingkat kerentanan yang tinggi.
Catatan Penting
1) Perlu diingat bahwa menilai sejauh mana langkah-langkah tersebut diterapkan sama pentingnya dengan hasilnya. Setelah kriteria ditetapkan (poin 2 di atas), pertimbangkan untuk melibatkan staf yang terkait dalam menentukan sejauh mana kriteria tersebut terpenuhi. Hal ini dapat membantu mereka menyadari kekuatan dan kelemahan utama dalam mengintegrasikan keterlibatan dan partisipasi masyarakat serta meningkatkan rasa kepemilikan mereka terhadap hasil tersebut.
2) Karena berbagai alasan, staf mungkin mengalami kesulitan untuk mengingat dengan tepat langkah-langkah apa saja yang semula direncanakan dan bagaimana langkah-langkah tersebut dilaksanakan. Oleh karena itu, pastikan informasi ini didokumentasikan dengan baik bersama dengan data pemantauan lainnya.
3) Jika suatu organisasi memiliki jumlah langkah keterlibatan dan partisipasi masyarakat yang lebih banyak, pertimbangkan untuk membagi indikator ini menjadi tiga sub-indikator: yang pertama berfokus pada pelaksanaan langkah-langkah tersebut pada tahap perancangan proyek, yang kedua pada tahap pelaksanaan proyek, dan yang terakhir pada tahap pemantauan dan evaluasi. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk mengidentifikasi di mana letak kesenjangan paling signifikan dalam hal keterlibatan masyarakat.