Apakah Anda ingin
milikmu sendiri
?
Pelajari lebih lanjut

Luas Lahan yang Dikelola dengan Lebih Baik

Tingkat Indikator

Hasil

Rumusan Indikator

hektar lahan yang dikelola dengan menerapkan praktik-praktik yang ramah lingkungan

Tujuan Indikator

Indikator ini mengukur luas total lahan (termasuk hutan, padang rumput, sawah, dan sebagainya) yang dikelola dengan menerapkan praktik-praktik yang bermanfaat bagi lingkungan, seperti penggunaan input organik, penerapan sistem pengolahan tanah minimal, penanaman tanaman penutup tanah, penerapan peraturan daerah/ketentuan, serta praktik-praktik lain yang berkelanjutan secara lingkungan dan layak secara ekonomi.

Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan

Tentukan nilai indikator tersebut dengan menggunakan metodologi berikut:

 

1) Tentukan kriteria apa saja yang harus dipenuhi agar sebidang tanah dapat dianggap sebagai lahan yang ‘dikelola dengan praktik-praktik yang berkelanjutan secara lingkungan’. Hal ini dapat mencakup, misalnya, penerapan praktik-praktik pertanian berkelanjutan tertentu, penerapan peraturan daerah/ketentuan yang efektif, dan sebagainya.

 

2) Menilai luas lahan yang dikelola secara berkelanjutan dengan cara:

   - dengan memanfaatkan data pemantauan yang sudah ada (misalnya mengenai luas padang rumput yang dikelola berdasarkan peraturan daerah yang telah disepakati)

   - melakukan wawancara dengan sampel petani yang representatif, menilai apakah mereka menerapkan praktik agronomi yang dianjurkan (lihat panduan) dan, jika ya, seluas apa lahan yang diterapkan

 

3) Untuk menghitung nilai indikator tersebut, hitunglah jumlah total seluruh bidang tanah yang memenuhi kriteria yang ditetapkan pada poin 1.

 

Pisahkan berdasarkan

Pisahkan data berdasarkan jenis lahan dan praktik-praktik utama yang diterapkan.

Catatan Penting

1) Versi indikator yang sedikit dimodifikasi ini juga dapat digunakan untuk ekosistem lain, seperti hutan mangrove pesisir.

Panduan ini disusun oleh People in Need ©
Usulkan Perbaikan