Apakah Anda ingin
milikmu sendiri
?
Pelajari lebih lanjut

Rasio Peserta Pelatihan-Instruktur

Tingkat Indikator

Hasil

Rumusan Indikator

jumlah rata-rata peserta pelatihan kejuruan per instruktur [jika diperlukan, cantumkan: bidang keahlian tertentu, lembaga pelatihan kejuruan, tahun ajaran]

Tujuan Indikator

Rasio peserta didik terhadap instruktur merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi kualitas pembelajaran peserta didik. Rasio peserta didik terhadap instruktur yang tinggi menandakan bahwa setiap instruktur bertanggung jawab atas sejumlah besar peserta didik. Semakin sedikit jumlah peserta didik dalam kelompok, semakin besar pula akses relatif peserta didik terhadap instruktur dan peralatan yang tersedia. Instruktur juga dapat memberikan perhatian lebih kepada masing-masing peserta didik, yang dapat berdampak positif terhadap kinerja mereka.

Cara Mengumpulkan dan Menganalisis Data yang Diperlukan

Untuk menghitung nilai indikator tersebut, bagijumlah total peserta didik yang terdaftar dalam program pendidikan dan pelatihan kejuruan (VET) yang dimaksud dengan jumlah instruktur dalam program VET yang sama.

  

Jika seorang instruktur mengajar di lebih dari satu program pendidikan dan pelatihan vokasi (VET), maka hanya porsi yang secara langsung berkaitan dengan program VET yang bersangkutan yang harus dihitung. Misalnya, jika seorang instruktur menghabiskan 50% waktunya untuk melatih mahasiswa kedokteran hewan dan 50% waktunya untuk melatih mahasiswa peternakan, maka ia hanya boleh dihitung sebagai 0,5 instruktur dalam rasio peserta didik-instruktur untuk masing-masing program VET tersebut.

  

Data tersebut dapat diperoleh dari daftar penyedia pendidikan dan pelatihan vokasi, catatan guru, serta otoritas pendidikan.

Catatan Penting

1) Jika suatu lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi mengalami tingkat kehadiran yang rendah, maka indikator tersebut harus dihitung berdasarkan jumlah peserta didik yang hadir (bukan yang terdaftar).

  

2) Hasil tersebut dapat dibandingkan dengan standar nasional yang berlaku mengenai jumlah siswa/peserta didik per guru/pelatih untuk setiap jenjang atau jenis pendidikan.

  

3) Indikator ini tidak memperhitungkan faktor-faktor yang dapat memengaruhi kualitas proses belajar-mengajar, seperti perbedaan kualifikasi, pelatihan pedagogis, pengalaman, dan status para pengajar, metode pengajaran, bahan ajar, serta variasi kondisi ruang kelas.

Panduan ini disusun oleh People in Need ©
Usulkan Perbaikan